• Latar belakang_header_halaman

PENGGUNAAN STASIUN CUACA JARAK JAUH SANGAT BERMANFAAT DALAM MEMANTAU KONDISI KEBAKARAN

Stasiun cuaca otomatis jarak jauh telah dipasang baru-baru ini di Lahaina di daerah-daerah dengan rumput invasif yang rentan terhadap kebakaran hutan. Teknologi ini memungkinkan Divisi Kehutanan dan Satwa Liar (DOFAW) untuk mengumpulkan data guna memprediksi perilaku kebakaran dan memantau bahan bakar pemicu kebakaran.
Stasiun-stasiun ini mengumpulkan data termasuk curah hujan, kecepatan dan arah angin, suhu udara, kelembapan relatif, kadar air bahan bakar, dan radiasi matahari untuk petugas kehutanan dan pemadam kebakaran.
Terdapat dua stasiun di Lahaina, dan salah satunya terletak di atas Mā'alaea.
Data RAWS dikumpulkan setiap jam dan ditransmisikan ke satelit, yang kemudian mengirimkannya ke komputer di National Interagency Fire Center (NIFC) di Boise, Idaho.
Data ini bermanfaat untuk pengelolaan kebakaran hutan dan penilaian tingkat bahaya kebakaran. Terdapat sekitar 2.800 unit di seluruh Amerika Serikat, Puerto Riko, Guam, dan Kepulauan Virgin AS. Terdapat 22 stasiun di Hawai'i.
Unit stasiun cuaca menggunakan tenaga surya dan sepenuhnya otomatis.
“Saat ini ada tiga alat portabel yang dipasang di sekitar Lahaina untuk mendapatkan data cuaca lokal yang lebih akurat. Data tersebut tidak hanya dilihat oleh dinas pemadam kebakaran, tetapi juga digunakan oleh peneliti cuaca untuk peramalan dan pemodelan,” kata Mike Walker, Petugas Kehutanan Perlindungan Kebakaran DOFAW.
Staf DOFAW secara rutin memeriksa informasi tersebut secara daring.
“Kami memantau suhu dan kelembapan untuk menentukan risiko kebakaran di area tersebut. Ada stasiun lain yang memiliki kamera yang memungkinkan deteksi kebakaran dini, mudah-mudahan kami akan segera menambahkan beberapa kamera ke stasiun kami,” kata Walker.
“Alat-alat ini sangat berguna untuk menentukan risiko kebakaran, dan kami memiliki dua stasiun portabel yang dapat dikerahkan untuk memantau kondisi kebakaran lokal. Satu stasiun portabel dikerahkan selama letusan gunung berapi Leilani di Pulau Hawaiʻi untuk memantau cuaca di pembangkit listrik panas bumi. Aliran lava memutus akses dan kami tidak dapat kembali ke sana selama hampir setahun,” kata Walker.
Meskipun unit-unit tersebut mungkin tidak dapat menunjukkan apakah ada kebakaran aktif, informasi dan data yang dikumpulkan oleh unit-unit tersebut sangat berharga dalam memantau ancaman kebakaran.

https://www.alibaba.com/product-detail/CE-Date-Logger-SDI12-LORA-LORAWAN_1600895346651.html?spm=a2747.product_manager.0.0.275f71d2r61GyL


Waktu posting: 29 Mei 2024