• Latar belakang_header_halaman

Sistem Pemantauan Aliran Air Deras Pegunungan: Peralatan Teknis Inti dan Fungsi Pemantauannya

Sistem Pemantauan Banjir Pegunungan adalah platform peringatan dini komprehensif yang mengintegrasikan teknologi penginderaan modern, teknologi komunikasi, dan analisis data. Tujuan utamanya adalah untuk memungkinkan prediksi akurat, peringatan tepat waktu, dan respons cepat terhadap bencana banjir pegunungan dengan menangkap data hidrometeorologi penting secara real-time, sehingga memaksimalkan perlindungan jiwa dan harta benda masyarakat.

https://www.alibaba.com/product-detail/Mountain-Torrent-Disaster-Prevention-Early-Warning_1601523533730.html?spm=a2747.product_manager.0.0.50e071d2hSoGiO

Paket lengkap server dan modul perangkat lunak nirkabel, mendukung RS485 GPRS /4g/WIFI/LORA/LORAWAN

Untuk sensor air lainnya informasi,

Silakan hubungi Honde Technology Co., LTD.

Email: info@hondetech.com

Situs web perusahaan:www.hondetechco.com

Telp: +86-15210548582

Sistem ini bergantung pada jaringan perangkat pemantauan cerdas yang ditempatkan di lapangan. Di antaranya, Radar Hidrologi dan Pengukur Curah Hujan 3-in-1 memainkan peran penting.

I. Peralatan Pemantauan Inti dan Fungsinya

1. Radar Hidrologi 3-in-1 (Sensor Radar Hidrologi Terintegrasi)
Ini adalah perangkat pemantauan non-kontak canggih yang biasanya mengintegrasikan tiga fungsi dalam satu unit: pengukuran aliran radar gelombang milimeter, pengawasan video, dan radar ketinggian air. Perangkat ini berfungsi sebagai "ujung tombak" pemantauan aliran deras di pegunungan modern.

  • Peran Pengukuran Aliran Radar Gelombang Milimeter:
    • Prinsip: Alat ini memancarkan gelombang elektromagnetik ke permukaan air dan menghitung kecepatan aliran permukaan dengan menerima gelombang yang dipantulkan dari puing-puing terapung atau riak kecil menggunakan efek Doppler.
    • Keunggulan: Pengukuran jarak jauh dan presisi tinggi tanpa perlu membangun struktur di saluran sungai. Tidak terpengaruh oleh sedimen atau puing-puing yang mengapung, sehingga menawarkan keuntungan keselamatan yang signifikan, terutama di sungai pegunungan yang curam dan berbahaya di mana permukaan air naik dan turun dengan cepat.
  • Peran Pengawasan Video:
    • Verifikasi Visual: Menyediakan umpan video langsung dari lokasi, memungkinkan personel pusat komando untuk secara visual menilai kondisi aliran sungai, ketinggian air, lingkungan sekitar, dan apakah ada orang di lokasi tersebut, sehingga memverifikasi keakuratan data radar.
    • Perekaman Proses: Secara otomatis merekam atau mengambil gambar seluruh peristiwa banjir, memberikan rekaman berharga untuk penilaian pascabencana dan penelitian ilmiah.
  • Peran Radar Level Air:
    • Pengukuran Jarak Presisi: Mengukur jarak ke permukaan air dengan memancarkan gelombang radar dan menghitung waktu pantulannya, memungkinkan pengukuran ketinggian permukaan air yang akurat dan berkelanjutan tanpa terpengaruh oleh suhu, kabut, atau puing-puing permukaan.
    • Parameter Inti: Data ketinggian air merupakan parameter penting untuk menghitung laju aliran dan menentukan tingkat keparahan banjir.

【Nilai Terpadu dari Unit 3-in-1】: Satu perangkat secara simultan menangkap tiga informasi penting—kecepatan aliran, ketinggian air, dan video. Hal ini memungkinkan verifikasi silang data dan visual, sangat meningkatkan keandalan data pemantauan dan akurasi peringatan, sekaligus mengurangi biaya konstruksi dan pemeliharaan.

2. Alat Pengukur Curah Hujan (Alat Pengukur Curah Hujan Tipe Ember Miring)
Curah hujan adalah pendorong paling langsung dan paling awal terjadinya banjir bandang di pegunungan. Alat pengukur curah hujan otomatis merupakan perangkat mendasar dan penting untuk memantau curah hujan.

  • Peran Pemantauan:
    • Pemantauan Curah Hujan Waktu Nyata: Mengukur dan mencatat jumlah curah hujan dan intensitas curah hujan (jumlah hujan per satuan waktu, misalnya, mm/jam) secara waktu nyata.
    • Masukan Utama untuk Sistem Peringatan Dini: Curah hujan yang deras merupakan pemicu paling langsung terjadinya banjir bandang di pegunungan. Dengan menganalisis dua metrik utama ini—curah hujan kumulatif sebelumnya dan intensitas curah hujan jangka pendek—bersama dengan model kejenuhan tanah dan topografi, sistem dapat menilai risiko bencana dan mengeluarkan peringatan. Misalnya, "curah hujan melebihi 50 mm dalam 1 jam" dapat memicu peringatan oranye.

II. Sinergi Sistem dan Alur Kerja

Perangkat-perangkat ini tidak beroperasi secara terpisah, tetapi bekerja sama untuk membentuk siklus pemantauan dan peringatan yang lengkap:

  1. Pemantauan Curah Hujan (Peringatan Awal): Alat pengukur curah hujan adalah yang pertama mendeteksi curah hujan lebat dengan intensitas tinggi dan durasi singkat—ini adalah "alarm pertama" untuk banjir di pegunungan. Platform sistem menghitung curah hujan areal dan melakukan penilaian risiko regional awal, berpotensi mengeluarkan peringatan awal untuk mengingatkan daerah-daerah terkait.
  2. Verifikasi Respons Hidrologis (Peringatan Tepat): Curah hujan menyatu menjadi limpasan permukaan, mulai berkumpul di saluran sungai.
    • Radar Hidrologi 3-in-1 mendeteksi kenaikan permukaan air dan peningkatan kecepatan aliran.
    • Siaran video tersebut secara bersamaan menampilkan gambar langsung yang menunjukkan peningkatan aliran di saluran sungai.
    • Proses ini memverifikasi bahwa curah hujan telah menghasilkan respons hidrologis yang nyata, mengkonfirmasi bahwa banjir pegunungan sedang terbentuk atau telah terjadi.
  3. Analisis Data dan Pengambilan Keputusan: Platform pemantauan memasukkan data curah hujan, ketinggian air, dan kecepatan aliran secara real-time ke dalam model peramalan banjir pegunungan untuk perhitungan cepat dan analisis komprehensif. Hal ini memungkinkan prediksi yang lebih akurat tentang aliran puncak, waktu kedatangan, dan area dampak.
  4. Penerbitan Peringatan: Berdasarkan hasil analisis, peringatan dengan berbagai tingkatan (misalnya, Biru, Kuning, Oranye, Merah) dikeluarkan kepada personel penanggulangan bencana dan masyarakat di daerah berisiko melalui berbagai saluran seperti siaran, pesan teks, sirene, dan media sosial, untuk memandu evakuasi dan penghindaran risiko (bì xiǎn).

Kesimpulan

  • Alat pengukur curah hujan bertindak sebagai "pengintai peringatan dini", yang bertanggung jawab untuk mendeteksi penyebab (hujan lebat) terjadinya banjir bandang di pegunungan.
  • Radar Hidrologi 3-in-1 bertindak sebagai "Komandan Lapangan", bertanggung jawab untuk mengkonfirmasi terjadinya banjir (tingkat air, kecepatan aliran) dan memberikan bukti lapangan (video).
  • Platform Sistem Pemantauan Aliran Air Gunung bertindak sebagai "Otak Cerdas", yang bertanggung jawab untuk mengumpulkan semua informasi, melakukan analisis dan pengambilan keputusan, dan pada akhirnya mengeluarkan perintah evakuasi.


Waktu posting: 20 Agustus 2025