Selama musim hujan di Indonesia, ketika permukaan sungai naik dengan cepat, alat pengukur aliran radar hidrologi non-kontak dari Tiongkok terus beroperasi secara stabil di daerah terpencil, memberikan dukungan data penting untuk pencegahan banjir dan pengurangan bencana lokal.
Di tepi sungai yang deras di Jawa Barat, Indonesia, alat pengukur aliran radar hidrologi yang diproduksi oleh perusahaan Tiongkok telah melewati ujian selama beberapa bulan musim hujan, terus menerus mengirimkan data hidrologi akurat secara real-time.
Seorang insinyur di stasiun pemantauan hidrologi setempat menyatakan bahwa peralatan ini menggunakan teknologi pengukuran tanpa kontak dan dapat mempertahankan operasi yang stabil bahkan dalam kondisi paling ekstrem seperti curah hujan lebat dan kenaikan permukaan air yang cepat.
01 Terobosan Teknologi Mengatasi Keterbatasan Tradisional
Pemantauan hidrologi telah lama menjadi titik lemah dalam pengelolaan sumber daya air dan pengendalian banjir di Indonesia. Negara kepulauan ini, dengan ribuan sungai dan garis pantai yang panjang, telah menyaksikan peralatan pemantauan hidrologi tradisional sering rusak akibat dampak banjir, pengendapan sedimen, dan puing-puing yang mengapung.
“Alat pengukur aliran kontak tradisional seringkali gagal saat banjir karena benturan puing-puing, padahal saat itulah data pemantauan paling dibutuhkan,” kata seorang pejabat dari departemen sumber daya air setempat.
Kedatangan alat pengukur aliran radar hidrologi buatan China telah mengubah situasi ini. Peralatan ini mengukur kecepatan aliran dan ketinggian air dengan memancarkan gelombang radar ke permukaan air dan menganalisis sinyal pantulan, sepenuhnya independen dari kontak fisik, sehingga secara fundamental menghindari risiko kerusakan akibat banjir.
02 Hasil Signifikan dalam Aplikasi Lapangan
Dalam proyek percontohan di Provinsi Jawa Barat, alat pengukur aliran radar ini menunjukkan kemampuan adaptasi lingkungan yang sangat baik. Peralatan tersebut dipasang di bawah jembatan, terus memantau kondisi aliran air di bagian-bagian sungai utama.
Dengan akurasi pengukuran mencapai tingkat milimeter untuk ketinggian air dan kesalahan ±1% untuk kecepatan aliran, sistem ini telah memberikan dukungan data yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk sistem prakiraan banjir lokal.
“Selama musim hujan tahun lalu, sistem ini berhasil mendeteksi tiga peristiwa banjir besar, memberikan peringatan dini rata-rata 3 jam kepada masyarakat di hilir,” jelas pemimpin proyek tersebut.
Khususnya di beberapa daerah terpencil tanpa pasokan listrik, peralatan ini mencapai pengoperasian otonom sepenuhnya melalui pasokan tenaga surya yang dikombinasikan dengan desain daya rendah, sehingga mengatasi tantangan titik buta pemantauan sebelumnya.
03 Dampak Positif Berganda
Selain manfaat langsung dalam pengendalian banjir, penerapan teknologi ini telah menghasilkan dampak yang lebih luas.
Oleh karena itu, keputusan alokasi sumber daya air menjadi lebih ilmiah. Dinas pengairan di berbagai provinsi kini merumuskan rencana irigasi pertanian dan pasokan air perkotaan berdasarkan data aliran yang lebih akurat.
Teknologi komunikasi nirkabel 4G/5G dan NB-IoT yang terintegrasi memungkinkan transmisi data secara real-time ke platform pemantauan pusat, sehingga para pengelola dapat memeriksa kondisi hidrologi di mana saja melalui ponsel atau komputer.
“Hal ini telah sepenuhnya mengubah praktik kami sebelumnya yang mengharuskan personel teknis untuk mengumpulkan data di lokasi, sehingga secara signifikan mengurangi biaya operasional dan risiko personel,” kata seorang pejabat pengelolaan sumber daya air Indonesia.
04 Prospek Luas untuk Pembangunan di Masa Depan
Menyusul keberhasilan proyek percontohan, beberapa wilayah di Indonesia telah merencanakan untuk memperluas cakupan aplikasi alat pengukur aliran radar hidrologi buatan China.
Para ahli industri menunjukkan bahwa nilai teknologi ini tidak hanya terbatas pada pemantauan aliran sungai, tetapi juga memiliki potensi besar dalam pengelolaan waduk, optimalisasi irigasi, dan kerja sama sumber daya air lintas batas.
“Data hidrologi yang akurat adalah landasan pengelolaan sumber daya air. Teknologi Tiongkok membantu kami memodernisasi jaringan pemantauan kami dengan biaya yang wajar, yang sangat penting untuk beradaptasi dengan kejadian hidrologi ekstrem yang disebabkan oleh perubahan iklim.”
Lembaga-lembaga terkait di Indonesia sedang membahas kerja sama yang lebih mendalam dengan perusahaan-perusahaan Tiongkok, termasuk transfer teknologi dan produksi lokal, dengan tujuan untuk lebih mengurangi biaya dan menciptakan lapangan kerja.
Tidak hanya di Indonesia, alat pengukur aliran radar hidrologi semacam ini telah digunakan di berbagai negara Asia Tenggara. Seiring dengan semakin seringnya kejadian cuaca ekstrem, kebutuhan akan jaringan pemantauan hidrologi yang andal di berbagai negara menjadi semakin mendesak.
“Data yang andal adalah fondasi pengambilan keputusan yang cerdas,” komentar seorang pakar sumber daya air internasional. “Peralatan pemantauan hidrologi buatan China membantu negara-negara berkembang membangun kapasitas ini dengan biaya yang terjangkau.”
Inovasi teknologi mendefinisikan ulang batasan pemantauan hidrologi, membuka cakrawala baru untuk penerapan teknologi pengukuran tanpa kontak di sektor pengelolaan sumber daya air global.
Paket lengkap server dan modul perangkat lunak nirkabel, mendukung RS485 GPRS /4g/WIFI/LORA/LORAWAN
Untuk selengkapnya informasi,
Silakan hubungi Honde Technology Co., LTD.
Email: info@hondetech.com
Situs web perusahaan:www.hondetechco.com
Telp: +86-15210548582
Waktu posting: 07-Nov-2025
