Tanaman membutuhkan air untuk tumbuh subur, tetapi kelembapan tanah tidak selalu mudah terlihat. Alat pengukur kelembapan dapat memberikan pembacaan cepat yang dapat membantu Anda lebih memahami kondisi tanah dan menunjukkan apakah tanaman hias Anda perlu disiram.
Alat pengukur kelembaban tanah terbaik mudah digunakan, memiliki tampilan yang jelas, dan memberikan data tambahan seperti pH tanah, suhu, dan paparan sinar matahari. Hanya uji laboratorium yang benar-benar dapat menilai komposisi tanah Anda, tetapi alat pengukur kelembaban adalah alat berkebun yang memungkinkan Anda untuk dengan cepat dan secara sekilas menilai kesehatan tanah Anda.
Alat penguji kelembaban tanah memberikan pembacaan cepat dan dapat digunakan baik di dalam maupun di luar ruangan.
Sensor tahan cuaca pada alat pengukur kelembaban tanah ini mengambil pembacaan kelembaban yang akurat dalam waktu sekitar 72 detik dan menampilkannya pada layar LCD yang mudah digunakan. Kelembaban tanah disajikan dalam dua format: numerik dan visual, dengan ikon pot bunga yang menarik. Layar menerima informasi secara nirkabel selama sensor berada dalam jarak 300 kaki. Anda juga dapat mengkalibrasi perangkat sesuai dengan berbagai jenis tanah dan tingkat kelembaban lingkungan. Sensor ini memiliki tinggi 2,3 inci (5,3 inci dari alas hingga ujung) dan tidak terlalu mencolok saat tertancap di tanah.
Terkadang lapisan tanah paling atas terlihat lembap, tetapi di bagian yang lebih dalam, akar tanaman mungkin kesulitan mendapatkan kelembapan. Gunakan Pengukur Kelembapan Tanah untuk memeriksa apakah kebun Anda perlu disiram. Sensor ini memiliki desain sensor tunggal dasar dengan tampilan dial berwarna. Alat ini beroperasi tanpa baterai, sehingga Anda tidak perlu khawatir alat ini mati saat Anda menggali, dan harganya yang terjangkau menjadikannya pilihan yang tepat untuk tukang kebun dengan anggaran terbatas. Beberapa penyesuaian mungkin diperlukan untuk memastikan probe berada pada kedalaman yang tepat untuk mendeteksi kelembapan.
Perangkat pengukur air sederhana ini akan membantu para tukang kebun yang pelupa untuk mengetahui kapan harus menyiram tanaman dengan sensor yang berubah warna.
Letakkan alat pengukur air kecil ini di pangkal tanaman dalam ruangan Anda agar tanaman tahu kapan mereka haus. Sensor ini, yang dikembangkan bekerja sama dengan Universitas Pertanian Tokyo, memiliki indikator yang berubah menjadi biru saat tanah basah dan putih saat tanah kering. Busuk akar adalah penyebab umum kematian tanaman hias, dan sensor kecil ini ideal untuk para pecinta tanaman yang sering menyiram tanaman secara berlebihan dan menyebabkannya mati. Satu set berisi empat sensor ini memiliki masa pakai sekitar enam hingga sembilan bulan. Setiap batang memiliki inti yang dapat diganti.
Sustee Moisture Meter yang memenangkan penghargaan sangat ideal untuk tanaman dalam ruangan dan dapat mengukur tingkat kelembapan dalam berbagai jenis tanah. Alat ini juga tersedia dalam ukuran kecil, sedang, dan besar untuk menyesuaikan dengan ukuran pot yang berbeda, dan dijual dalam set dengan panjang mulai dari 4m hingga 36m.
Sensor Tanaman Pintar Bertenaga Surya ini memiliki desain melengkung untuk menangkap sinar matahari maksimal sepanjang hari. Sensor ini mendeteksi kelembapan tanah, suhu sekitar, dan paparan sinar matahari – semua hal penting untuk memastikan pertumbuhan tanaman yang optimal. Sensor ini tahan cuaca sehingga dapat diletakkan di taman 24/7.
Anda mungkin tidak akan sering menggunakan sensor pH seperti sensor cahaya dan sensor kelembaban, tetapi ini adalah pilihan praktis yang perlu dimiliki. Alat pengukur tanah kecil ini memiliki dua probe (untuk mengukur kelembaban dan pH) dan sensor di bagian atas untuk mengukur intensitas cahaya.
Saat memilih produk unggulan kami, kami memastikan untuk menyertakan opsi pada berbagai titik harga dan mempertimbangkan faktor-faktor seperti keterbacaan tampilan, data yang disediakan, dan daya tahan.
Itu tergantung pada modelnya. Beberapa alat pengukur kelembapan dirancang untuk dipasang di dalam tanah dan memberikan aliran data yang konstan. Namun, membiarkan beberapa sensor di bawah tanah dapat merusaknya, sehingga memengaruhi akurasinya.
Beberapa tanaman lebih menyukai udara lembap, sementara yang lain tumbuh subur dalam kondisi kering. Sebagian besar higrometer tidak mengukur kelembapan udara sekitar. Jika Anda ingin mengukur kelembapan udara di sekitar tanaman Anda, pertimbangkan untuk membeli higrometer.
Waktu posting: 11 September 2024

